Implementasi Kebijakan Angkutan Umum di DKI Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.52920/jttl.v2i`1.30Abstract
Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terpadat di Indonesia. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk Provinsi DKI Jakarta, pengguna kendaraan bermotor di Jakarta juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu, pemerintah melakukan beberapa cara untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut, salah satunya dengan memberikan alternatif transportasi yang berfungsi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, yaitu TransJakarta, MRT.Jakarta, LRT Jakarta dan KRL CommuterLine. Kekhawatiran akan terjadinya kompetisi antarmoda angkutan umum dalam melayani penumpang antara layanan rail-based transit (MRT, LRT dan CommuterLine) dengan TransJakarta dialihkan menjadi kolaborasi dan integrasi layanan angkutan umum agar bisa saling menunjang satu sama lain. Saat ini pemerintah sudah menerapkan beberapa kebijakan eksternal seperti memberlakukakn sistem ganjil-genap, larangan penggunaan sepeda motor di ruas jalan tertentu dan menerapkan sistem electronic road pricing. Pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan fasilitas transportasi publik di DKI Jakarta, hal tersebut dibuktikan dari 220 halte TransJakarta terdapat 19 halte yang sudah terkoneksi dengan layanan rail-based transit atau sebesar 69,5% secara fisik dan 59,5% secara pembayaran (feeder). Untuk meningkatkan proporsi angkutan yang terintegrasi pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan angkutan umum dengan kolaborasi. Hal tersebut silakukan guna mendukung kebijakan push and pull dan memudahkan pengguna angkutan umum dalam perpindahan moda secara fisik, pembayaran dan penjadwalan
References
Aminah, S. (2018). Transportasi Publik dan Aksesbilitas Masyarakat Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 9(1), 1142-1155.
Asri, D. U., & Hidayat, B. (2005). Current transportation issues in Jakarta and its impacts on environment. In Proceedings of the Eastern Asia Society for Transportation Studies (Vol. 5, pp. 1792-1798).
Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2020. Provinsi DKI Jakarta Dalam Angka. DKI Jakarta : Badan Pusat Statistik.
Indah, F., Susantono, B., & Riyanto, B. (2015). Analisis Tingkat Pelayanan Transportasi Berkesinambungan (Seamless Service)(Studi Kasus: Perjalanan Komuter Jabodetabek melalui Stasiun Kereta Api Bekasi). JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 11(3), 313-327.
Irzani, F. S. (2019). Implementasi Sistem Integrasi Antarmoda Dalam Rangka Peningkatan Pelayanan Transportasi Publik Di Jabodetabek.
ITDP. (2019). Menata Ulang Transportasi Jabodetabek ITDP. (2020). Pedoman Integrasi Antarmoda
Kawaguchi, H., Hamada, K., Wachi, T., Abe, O., Yagi, S., & Aldian, A. (2013). Cross-sector transportation authority for Jakarta Metropolitan Area. In Proceedings of the Eastern Asia Society for Transportation Studies (Vol. 9).
Khafian, N. (2014). The efforts of handling transportation problems in DKI Jakarta through sustainable transportation policy. BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, 20(3).
Mochtar, M. Z., & Hino, Y. (2006). Principal issues to improve the urban transport problems in Jakarta. Mem. Fac. Eng., Osaka City Univ, 47, 31-38.
Sudjana, Nana dan Ibrahim. (1989). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru. Republik Indonesia. 2018. Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk
Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Dan Bekasi 2018-2029. Presiden Republik Indonesia. Jakarta.
Rukmana, D. (2018, March). Rapid urbanization and the need for sustainable transportation policies in Jakarta. In IOP conference series: earth and environmental science (Vol. 124, No. 1, p. 012017). IOP Publishing.
Sinaga, S. M., Hamdi, M., Wasistiono, S., & Lukman, S. (2019). Model of Implementing Bus Rapid Transit (BRT) Mass Public Transport Policy in DKI Jakarta Province, Indonesia. International Journal of Science and Society, 1(3), 261-271.
Stead, D., & Meijers, E. (2004, December). Policy integration in practice: some experiences of integrating transport, land-use planning and environmental policies in local government. In 2004 Berlin Conference on the Human Dimensions of Global Environmental Change: Greening of Policies-Interlinkages and Policy Integration (pp. 1-13).
Warnars, H. L. H. S., Lanita, Y., Prasetyo, A., & Randriatoamanana, R. (2017). Smart integrated payment system for public transportation in jakarta. Bulletin of Electrical Engineering and Informatics, 6(3), 241-249
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


