Angkutan Massal sebagai Alternatif Mengatasi Permasalahan Kemacetan Lalu Lintas Metropolitan Sarbagita

Authors

  • Hendrialdi Hendrialdi Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Ni Wayan Putu Sueni Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Ahmad Soimun Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Anggun Prima Rupaka Politeknik Transportasi Darat Bali

DOI:

https://doi.org/10.52920/jttl.v2i2.20

Abstract

Peningkatan kebutuhan akan jasa angkutan bagi mobilitas orang serta barang seiring meningkatkan perkembangan pendudukan dan pengembangan pemukiman yang semakin luas terutama di kota-kota besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas moda angkutan umum apa saja yang ada di kawasan metropolitan SARBAGITA, mengetahui seberapa efektif dan efisien angkutan umum yang sudah ada, mengetahui Konsep pengembangan angkutan umum, untuk meningkatkan kemauan masyarakat menggunakan angkutan umum guna mengurangi kemacetan lalu lintas di di kawasan metropolitan SARBAGITA, dan mengetahui fasilitas penunjang dalam menarik masyarakat untuk menggunakan angkutan umum di kawasan metropolitan SARBAGITA. Peminat masyarakat menggunakan angkutan umum masih sangat rendah hal ini dikarenakan kurang efektifnya angkutan umum yang sudah ada seperti terbatasnya operasi yang ada. Dari hasil wawancara sebanyak 130 responden dan Dinas Perhubungan Kawasan kota Metropolitan SARBAGITA pengembangan angkutan massal sudah direncanakan dengan baik dan sudah mulai beroperasi seperti bus transabagita dan Teman Bus. Dari segi fasilitas penunjang transportasi Kawasan sudah cukup baik seperti keberadaan terminal, letak halte dan aksesibilitas angkutan kota. Untuk meningkatkan kemauan masyarakat dalam menggunakan moda angkutan massal harus diperhatikan rute angkutan massal tersebut mengingat Kawasan SARBAGITA merupakan penyokong pariwisata provinsi Bali.

References

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, 2015. Surat Keterangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap Dan Teratur, Jakarta.

Nicolas Brotodewo. 2010. Penilaian Indikator Transportasi Berkelanjutan pada Kawasan Metropolitan di Indonesia, Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 21 (3), 165 – 182.

Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan.

Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2014 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.

Putra Angga. 2016. studi evaluasi program Bus Trans Sarbagita Pemerintah Provinsi Bali, Kebijakan dan Manajemen Publik, Univeritas Airlangga, Surabaya.

Putrayasa Agus dan Maharani Sri. 2014. Efektifitas Bus Trans Sarbagita trayek Kota – GWK dalam mengurangi kemacetan di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Soshum Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4, No 1 Maret, Politeknik Negeri Bali, Badung.

Soimun Ahmad, Widyastuti Hera. 2018. Analisis Probabilitas Perpindahan Moda Pengguna Kendaraan Pribadi (Sepeda Motor dan Mobil Ke Kereta Api Commuter Surabaya Sidoarjo Thesis, Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Vukan R. Vuchic. 1981. Urban Public Transportation. New Jersey.

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Hendrialdi, H., Sueni, N. W. P. ., Soimun, A., & Rupaka, A. P. (2021). Angkutan Massal sebagai Alternatif Mengatasi Permasalahan Kemacetan Lalu Lintas Metropolitan Sarbagita. Jurnal Teknologi Transportasi Dan Logistik, 2(2), 79-86. https://doi.org/10.52920/jttl.v2i2.20

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>