Analisis Peningkatan Regulasi Aspek Transportasi pada Penyelenggaraan Kawasan Transit Oriented Development di Jabodetabek
DOI:
https://doi.org/10.52920/jttl.v2i2.33Keywords:
angkutan umum massal, regulasi, tata ruang, TOD, transportasiAbstract
Pelaksanaan penyelenggaraan kawasan TOD di Jabodetabek tentunya sangat penting untuk menerapkan kebijakan tata ruang yang saling bersinergi dan sinkron dengan kebijakan transportasi. Tetapi sinkronisasi ini tentunya sangat sulit karena kedua sektor tersebut baik di pusat dan di daerah berada di dalam kelembagaan yang berbeda-beda. Oleh karena itu perlu ada skenario kelembagaan agar koordinasi dan sinkronisasi kebijakan ini harus dilakukan. Selain itu adanya insentif dan dis-insentif dalam penerapannya dan hubungannya dengan subsidi di sektor transportasi karena kebijakan TOD ini dapat berjalan apabila ada jaringan angkutan umum massal yang terintegrasi serta payung hukum yang kuat. Penelitian ini dimaksudkan sebagai acuan dalam penguatan disisi regulasi dan kelembagaan khususnya Instansi terkait di Jabodetabek. Penelitian yang akan dilakukan dirancang dengan menggunakan metode yuridis normative yang juga dilengkapi dengan teknis pada sisi transportasi.
References
Kementerian Perhubungan. (2018). Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek.
Kementerian ATR, (2017). Peraturan Menteri ATR Nomor 16 Tahun 2017 tentang PedomanPengembangan Kawasan Berorientasi Transit.
Ircham., Munawar, Ahmad., Mutohar, Imam. (2014). Peran Kebijakan Transportasi UntukMendukung Aksesibilitas dan Mobilitas Pada Pengembangan Wilayah Perkotaan. The 17th FSTPT International Symposium, Jember.
Muchlisin., Munawar, Ahmad., and Samuel, P. S. (2013). The Role Of New Transport Policy On Creating Sustainable And Integrated Public Transit System In JakartA (Case Studi : Transjakarta, Indonesia And Freiburg, Germany).
Kementerian Perhubungan. (2009). Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Susilo, Yusak, O., Joewono, basuki, Tri., Santosa, Wimpy., and Parikesit, Danang. (2007). A Reflection Of Motorization And Pulic Transport In Jakarta Metropolitan Area Journal Of The Easters Asia Society For Transportation Studies, Vol. 7
Alonso. (2002). The Benefits Of Building Barrier-Free: A Contingent Valuation Of Accessibility As An Attribute Of Housing. European Journal of Housing Policy 2(1), 2002, 25–44
Bernick and Cervero. (1997). Transit Villages In The 21st Century. New york, United States : McGraw-Hill, Incorporated.
Cervero. (1992). Land Market Impacts of Urban Rail Transit and Joint Development : An Empirical Study of Rail Transit in Washington, DC and Atlanta. Working Paper UCTC No. 135. University of California, Berkeley.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


